Lagi di pesawat nih, Valuair adalah pesawat kedua yang kugunakan ke luar negeri selain AirAsia. Beberapa perbedaan kualitas yang kutemui seperti: Tempat duduk valuair lebih lega dengan jarak antar seat lebih luas, para penumpang mendapatkan cake dan satu gelas air putih, penumpang yang booking online diizinkan memilih kursi tanpa uang tambahan.
Tadi lumayan ribet saat check-in, Aku Cuma bawa uang Rp.100.000 tanpa ada lebih walaupun hanya Rp. 5.000 dan dikejutkan dengan naiknya harga airport tax menjadi Rp. 150.000 yang sebelumnya hanya Rp. 100.000. Aku sudah bawa sesedikit mungkin barang, tapi tasku sangat berat walapun dala keadaan kosong, maka jadilah bagasiku lebih dari 7kg, untung ada putri yang pake jetfare maksimala bagasi 20kg. Urusan bebas fiscal selesai dengan cepat tapi pas bagian imigrasi, Kami tidak mempunyai kartu imigrasi yang seharusnya diberikan saat check-in huh.. mesti lari-lari untuk mengambil kartu. Kok bisa yah para petugas check-in lupa memberikan kartu imigrasi pada kami saat chek-in? untung petugas imigrasi tidak galak dan mengizinkan kami untuk mengisi kartu tanpa membentak, mereka memberitahukan semua dengan sabar. Setelah itu kami berjalan cukup jauh ruang tunggu saat itu sekitar pukul 9 malam. Aku pun menjawab semua telpon yang masuk dan membalas semua SMS yang datang dan meberi kabar ke semua teman, jika aku siap untuk berangkat ke Singapore , Singapore , here I am!!
Setelah masuk pesawat, lumayan lama juga menunggu sebelum pesawat tebang. Ada beberapa pemeriksaan keselamatan Sukanor-Hatta yang dilakukan saat bersamaan. Sebelum benar-benar terbang, aku sudah tebang duluan kea lam mimpi, tak sanggup mata ini menunggu pesawat berangkat ke Singapore. Aku bangun ketika pesawat terbang dan waktu menunjukkan pukul 11.30 waktu Indonesia, artinya 30 menit lagi kami akan mendarat di Singapore. Semua penumpang sedang menikmati bolu kukus dan aku ga dapat, mungkin karena saat dibagikan aku sedang tidur. Aku minta kepada pramugari karena aku lapar dan menurutku kue itu adalah hakku. Jadi yah harus diminta! Aku minta ke Pramugari, dia bilang Yes tapi datang-datang Cuma bawa 1 gelas air putih, aku minta ke Pramugara, eh dia malah membawakan kartu imigrasi. Aku mengucapkan terimakasih dan menjelaskan kembali kalau aku ingin bolu kukus gratis. Si Pramugara datang membawa bolu kukus. Akhirnya semua hakku telah kudapatkan dan waktunya untuk mendarat di Singapore.
Sekarang aku mencatat semua yang telah kualami sambil menikmati bolu kukus. Dan cerita ini pasti berlanjut menjadi catatan perjalanan, I hope..
No comments:
Post a Comment