Aug 4, 2008

Ke Puncak Monas untuk yang pertama kalinya

Siang ini, monas menjadi salah satu tujuan yang patut dikunjungi dalam rangkaian acara International week 2008. Janjian ketemu di parkiran MONAS. Heheh kali ini aku menjadi tourguide ke Monas secara akukan dah sering ke Monas, tapi ternyata itu saja tidak cukup. Albert yang baru saja aku kenal pada saat makan siang di DEBUDPAR, menjadi salah satu peserta yang banyak bertanya tentang monas dan ternyata aku tidak tahu banyak. Mulai sejarah Monas sampai boleh ga naik ke atas. Selama 4 tahun di Jakarta, aku belum pernah ke atas monas dan rasa ingin ini mungkin sama besarnya dengan semua peserta yang bukan orang Indonesia.
Hehehe aku membawa mereka berjalan bisa dikatakan hampir berkeliling Monas agar bisa menemukan tempat membeli karcis tiket untuk masuk monas setelah itu antri untuk menaiki lift keatas monat. Begitu nyampe puncak kita sudah terlambat 30 menit dari waktu yang telah ditentukan untuk berkumpul diparkir dan akupun tidak peduli itu karena euforia yag kualami akhirnya nyampe di puncak monas.

Tidak lupa foto-foto dan menjelaskan beberapa hal pada teman-teman peserta IW terutama Eri Negoro peserta dari Tokyo Jepang, setelah puas bermain,  kita pun turun dengan terburu-buru karena aku tahu kita pasti akan sangat terlambat untuk mengikuti diskusi di TransTv, setelah ngobrol dengan panitia lainnya, aku tahu aku sudah melakukan sesuatu yang bodoh.

Mengajak semua peserta berjalan berkeliling menuju pintu masuk monas sementara ada kereta yang berkeliling siap membawa kita dari parkiran sampai pintu masuk atau sebaliknya. Teringat aku pada capekkdan peserta serta waktu yan terbuang untuk menuju pintu masuk. Tak apalah namanya juga pengalaman petama sekalian para peserta berkeliling dan menikmati taman monas lebih lama (Alaah... bisa aja ngelesnya). Yup, aku janji untuk lebih mengenal tempat bersejarah di Indonesiaku agar tidak memalukkan nantinya,


Aku Cinta Kau Indonesia....