Hehehe aku membawa mereka berjalan bisa dikatakan hampir berkeliling Monas agar bisa menemukan tempat membeli karcis tiket untuk masuk monas setelah itu antri untuk menaiki lift keatas monat. Begitu nyampe puncak kita sudah terlambat 30 menit dari waktu yang telah ditentukan untuk berkumpul diparkir dan akupun tidak peduli itu karena euforia yag kualami akhirnya nyampe di puncak monas.
Tidak lupa foto-foto dan menjelaskan beberapa hal pada teman-teman peserta IW terutama Eri Negoro peserta dari Tokyo Jepang, setelah puas bermain, kita pun turun dengan terburu-buru karena aku tahu kita pasti akan sangat terlambat untuk mengikuti diskusi di TransTv, setelah ngobrol dengan panitia lainnya, aku tahu aku sudah melakukan sesuatu yang bodoh.
Mengajak semua peserta berjalan berkeliling menuju pintu masuk monas sementara ada kereta yang berkeliling siap membawa kita dari parkiran sampai pintu masuk atau sebaliknya. Teringat aku pada capekkdan peserta serta waktu yan terbuang untuk menuju pintu masuk. Tak apalah namanya juga pengalaman petama sekalian para peserta berkeliling dan menikmati taman monas lebih lama (Alaah... bisa aja ngelesnya). Yup, aku janji untuk lebih mengenal tempat bersejarah di Indonesiaku agar tidak memalukkan nantinya,
Aku Cinta Kau Indonesia....
